TELEVISI ANALOG DAN DIGITAL


TELEVISI ANALOG DAN DIGITAL





Televisi adalah sebuah alat penangkap siaran ber-gambar.Televisi berasal dari kata tele (jauh) dan vision (tampak). Jadi, televisi berarti tampak atau dapat melihat dari jarak jauh. Jenis-jenis televisi adalah:

a. Analog, yaitu jenis televisi yang mengodekan gambar dengan memvariasikan voltase ataufrekuensi sinyal.

b. Digital, yaitu jenis televisi yang menggunakan modulasi digital untuk menyebarluaskan sinyal data ke pesawat televisi.


Perbedaan Televisi Analog dengan Televisi Digital

  §  Sinyal

Sebelum saya jelaskan tentang perbedaan sinyal analog dan digital. Saya jelaskan terlebih dahulu bahwa sinyal analog dan juga sinyal digital itu merupakan sebuah bagian yang terdapat di dalam komunikasi data. Dan pada komunikasi data tersebut merupakan satu bagian dari jaringan yang ada dalam komputer. Salah satu perbedaan yang dapat dilihat sangat jelas dari sinyal analog dan sinyal digital adalah dilihat dari segi bentuknya.

Sinyal analog memiliki bentuk yang menyerupai sebuah gelombang, sedangkan sinyal digital itu sendiri memiliki bentuk berupa pulsa dan bentuk dari sinyal digital itu sendiri dapat mengalami perubahan secara tiba tiba. Itu adalah salah satu perbedaan sinyal analog dan sinyal digital yang sangat amat jelas, sebetulnya masih banyak lagi perbedaan dari kedua jenis sinyal tersebut yang mungkin akan saya jelaskan kembali pada kesempatan berikutnya.

  §  Kualitas gambar dan suara

Siaran televisi digital terestrial menyajikan gambar dan suara yang jauh lebih stabil dan resolusi lebih tajam ketimbang analog. Hal ini dimungkinkan oleh penggunaan sistem Orthogonal Frequency Division Multiplexing (OFDM) yang mampu mengatasi efek lintas jamak (multipath). Pada sistem analog, efek lintasan jamak menimbulkan echo atau gaung yang berakibat munculnya gambar ganda (seakan ada bayangan).

Penyiaran televisi digital menawarkan kualitas gambar yang sama dengan kualitas DVD, bahkan stasiun-stasiun televisi dapat memancarkan programnya dalam format 16:9 (layar lebar) dengan standar Standard Definition (SD) maupun High Definition (HD). Kualitas suara pun mampu mencapai kualitas CD Stereo, bahkan stasiun televisi dapat memancarkan suara dengan Surround Sound (Dolby DigitalTM).

  §  Tahan perubahan lingkungan

Siaran televisi digital terestrial memiliki ketahanan terhadap perubahan lingkungan yang terjadi karena pergerakan pesawat penerima (untuk penerimaan mobile TV), misalnya di kendaraan yang bergerak, sehingga tidak terjadi gambar bergoyang atau berubah-ubah kualitasnya seperti pada TV analog saat ini.

  §  Tahan terhadap efek interferensi

Teknologi ini punya ketahanan terhadap efek interferensi, derau dan fading, serta kemudahannya untuk dilakukan proses perbaikan (recovery) terhadap sinyal yang rusak akibat proses pengiriman atau transmisi sinyal. Perbaikan akan dilakukan di bagian penerima dengan suatu kode koreksi error (error correction code) tertentu.

  §  Efisiensi spektrum/kanal

Teknologi siaran televisi digital lebih efisien dalam pemanfaatan spektrum dibanding siaran televisi analog. Secara teknis, pita spektrum frekuensi radio yang digunakan untuk siaran televisi analog dapat digunakan untuk penyiaran televisi digital sehingga tidak perlu ada perubahan pita alokasi baik VHF maupun UHF. Sedangkan lebar pita frekuensi yang digunakan untuk analog dan digital berbanding 1 : 6, artinya bila pada teknologi analog memerlukan pita selebar 8 MHz untuk satu kanal transmisi, maka pada teknologi digital untuk lebar pita frekuensi yang sama dengan teknik multiplex dapat digunakan untuk memancarkan sebanyak 6 hingga 8 kanal transmisi sekaligus dengan program yang berbeda tentunya.

Dalam bahasa yang sederhana, ini berarti dalam satu frekuensi dapat digunakan untuk enam siaran yang berbeda. Ini jauh lebih efisien dibanding dengan siaran analog dimana satu frekuensi hanya untuk satu siaran saja. Dengan keunggulan ini, keterbatasan jumlah kanal dalam spektrum frekuensi siaran yang menjadi penghambat perkembangan industri pertelevisian di era analog dapat diatasi dan memungkinkan munculnya stasiun-stasiun televisi baru yang lebih banyak dengan program yang lebih bervariasi.

  §  Dari pengertian keduanya antara TV Digital dan TV Analog, disisi lain terdapat perbedaan mendasar dikeduanya, yaitu :


Perbedaan yang paling mendasar antara sistem penyiaran televisi analog dan digital terletak pada penerimaan gambar lewat pemancar. Pada sistem analog, semakin jauh dari stasiun pemancar televisi, sinyal yang akan ditimbulkan akan melemah dan penerimaan gambar dari stasiun menjadi buruk dan berbayang. Sedangkan pada sistem digital, kebalikan dari analog. Siaran gambar yang jernih akan dapat dinikmati sampai pada titik dimana sinyal tidak dapat diterima lagi.

Pada sistem transmisi pancarannya, kebanyakan TV di Indonesia masih menggunakan sistim analog dengan cara memodulasikannya langsung pada Frekwensi Carrier, Sedangkan pada sistim digital, data gambar atau suara dikodekan dalam mode digital (diskret) baru di pancarkan.




           Sejarah Televisi Digital dan Televisi Analog


Dewasa kini televisi yang sering kita temui adalah televisi dengan kualitas gambar yang bagus dan berbagai pilihan dari masing-masing kecanggihan yang dibawa oleh setiap merknya. Dibalik semua itu tentu ada proses yang membawa televisi kini menjadi elektronik yang canggih.

Dalam penemuannya, terdapat banyak pihak, penemu maupun inovator yang terlibat, baik perorangan maupun badan usaha. Televisi adalah karya massal yang dikembangkan dari tahun ke tahun. Awal dari televisi tentu tidak bisa dipisahkan dari penemuan dasar, hukum gelombang elektromagnetik yang ditemukan oleh Joseph Henry dan Michael Faraday (1831) yang merupakan awal dari era komunikasi elektronik.

·   1876 - George Carey menciptakan selenium camera yang digambarkan dapat membuat  seseorang melihat gelombang listrik. Belakangan, Eugen Goldstein menyebut tembakan gelombang sinar dalam tabung hampa itu dinamakan sebagai sinar katoda.

·   1884 - Paul Nipkov, Ilmuwan Jerman, berhasil mengirim gambar elektronik menggunakan kepingan logam yang disebut teleskop elektrik dengan resolusi 18 garis.

·   1888 - Freidrich Reinitzeer, ahli botani Austria, menemukan cairan kristal (liquid crystals), yang kelak menjadi bahan baku pembuatan LCD. Namun LCD baru dikembangkan sebagai layar 60 tahun kemudian.

·   1897 - Tabung Sinar Katoda (CRT) pertama diciptakan ilmuwan Jerman, Karl Ferdinand Braun. Ia membuat CRT dengan layar berpendar bila terkena sinar. Inilah yang menjadi dassar televisi layar tabung.

·   1900 - Istilah Televisi pertama kali dikemukakan Constatin Perskyl dari Rusia pada acara International Congress of Electricity yang pertama dalam Pameran Teknologi Dunia di Paris.

·   1907 - Campbell Swinton dan Boris Rosing dalam percobaan terpisah menggunakan sinar katoda untuk mengirim gambar.

·   1927 - Philo T Farnsworth ilmuwan asal Utah, Amerika Serikat mengembangkan televisi modern pertama saat berusia 21 tahun. Gagasannya tentang image dissector tube menjadi dasar kerja televisi.

·   1929 - Vladimir Zworykin dari Rusia menyempurnakan tabung katoda yang dinamakan kinescope. Temuannya mengembangkan teknologi yang dimiliki CRT.

·   1940 - Peter Goldmark menciptakan televisi warna dengan resolusi mencapai 343 garis.

·   1958 - Sebuah karya tulis ilmiah pertama tentang LCD sebagai tampilan dikemukakan Dr. Glenn Brown.

·   1964 - Prototipe sel tunggal display Televisi Plasma pertamakali diciptakan Donald Bitzer dan Gene Slottow. Langkah ini dilanjutkan Larry Weber.

·   11967 - James Fergason menemukan teknik twisted nematic, layar LCD yang lebih praktis.

·   1968 - Layar LCD pertama kali diperkenalkan lembaga RCA yang dipimpin George Heilmeier.

·   1975 - Larry Weber dari Universitas Illionis mulai merancang layar plasma berwarna.

·   1979 - Para Ilmuwan dari perusahaan Kodak berhasil menciptakan tampilan jenis baru organic light emitting diode (OLED). Sejak itu, mereka terus mengembangkan jenis televisi OLED. Sementara itu, Walter Spear dan Peter Le Comber membuat display warna LCD dari bahan thin film transfer yang ringan.

·   1981 - Stasiun televisi Jepang, NHK, mendemonstrasikan teknologi HDTV dengan resolusi mencapai 1.125 garis.

·   1987 - Kodak mematenkan temuan OLED sebagai peralatan display pertama kali.

·   1995 - Setelah puluhan tahun melakukan penelitian, akhirnya proyek layar plasma Larry Weber selesai. Ia berhasil menciptakan layar plasma yang lebih stabil dan cemerlang. Larry Weber kemudian megadakan riset dengan investasi senilai 26 juta dolar Amerika Serikat dari perusahaan Matsushita.

·  Dekade 2000 - Masing masing jenis teknologi layar semakin disempurnakan. Baik LCD, Plasma maupun CRT terus mengeluarkan produk terakhir yang lebih sempurna dari sebelumnya

Contoh Perusahaan Yang Memproduksi Televisi Analog sampai Televisi Digital :          

      -POLYTRON
      -LG Electronics
      -SONY
      -SHARP

Keuntungan yang diperoleh dari perkembangan TV era digital saat ini :


    - Bisa menikmati siaran televisi dengan kualitas gambar yang lebih baik jernih, tajam, dan tidak “bersemut”.

    Sisi penyelenggara siaran televisi. Mereka tidak akan lagi dipusingkan dengan penyedian infrastruktur, seperti pemancar dan lain-lain, kerena itu sudah dibangun dan disediakan oleh penyelenggara multiplesking. Para penyelenggara siaran televisi cukup dengan  menyewa dari penyelenggara multipleksing.

   - Membantu perkembangan industri dalam negeri kerena perangkat konverter TV digital (set top box) akan diproduksi di dan oleh perusahaan indonesia.

    Bagi pemerintah, TV digital akan meningkatkan efisiensi dalam penggunaan frekuensi radio di indonesia dengan tingkat penghematan sekitar 1/3 dari total penggunaan sekarang ini.


DAFTAR PUSTAKA

Fauziah S.Kom., M. (2008). Jago Teknologi Informasi Dan Komunikasi. Jakarta: Perpustakan Nasional RI.

Nusa. (2018, January 05). Pengertian TV Digital dan TV Analog. Diambil kembali dari nusatvhttps://nusatv.net/pengertian-tv-digital-dan-tv-analog/

satyopriyangka. (2016, April 11). TELEVISI ANALOG DAN TELEVISI DIGITAL. Diambil kembali dari satyopriyangka:  https://satyopriyangka.wordpress.com/2016/11/04/televisi-analog-dan-televisi-digital/

Tristi, T. (2015, Febuary 11). Sejarah Perkembangan Televisi Digital dan Televisi Analog. Diambil kembali dari tithos:  http://tithos.blogspot.com/2016/11/sejarah-perkembangan-televisi-digital.html




Read more

E-LEARNING


E-LEARNING





Pengertian E-learning adalah sebuah proses pembelajaran yang berbasis elektronik. Salah satu media yang digunakan adalah jaringan komputer. Dengan dikembangkannya di jaringan komputer memungkinkan untuk dikembangkan dalam bentuk berbasis web, sehingga kemudian dikembangkan ke jaringan komputer yang lebih luas yaitu internet.

Penyajian e-learning berbasis web ini bisa menjadi lebih interaktif. Sistem e-learning ini tidak memiliki batasan akses, inilah yang memungkinkan perkuliahan bisa dilakukan lebih banyak waktu.

Berbicara e-learning, maka tidak bisa dilepaskan dari istilah komputer dan teknolo-gi pendidikan, sehingga e-learning dianggap sebagai seperangkat aplikasi inovatif yang menunjang proses pembelajaran memanfaatkan teknologi sehingga akar dari revolusi teknologi pendidikan adalah bagaimana siswa dan guru masa kini melakukan pembel-ajaran dengan menggunakan teknologi dalam kehidupan mereka dengan atau tanpa ruang kelas, dan lebih bersifat individual. Di sisi lain pemanfaatan teknologi untuk pen-didikan semakin berkembang pesat, banyak aplikasi-aplikasi yang dibuat untuk mem-permudah proses pembelajaran yang dikemas menarik dan inovatif. Hadirnya Microsoft, Adobe, Corel, dan sebagainya bukan hanya berpengaruh banyak terhadap dunia industri tetapi berpengaruh juga pada dunia pendidikan. Banyak aplikasi yang digunakan untuk membantu kegiatan proses belajar mengajar, khususnya dalam mengembangkan, meng-olah dan menyajikan materi yang dilakukan oleh pengajar.

Salah satu proses yang sering terabaikan dalam membangun sistem e-learning ada-lah pengolahan materi ajar dengan teknik chunking menjadi bagian-bagian kecil. Teknik pemilahan materi dengan chunking ini menginduk pada teori disain pesan, dengan ala-san seperti yang dikemukakan oleh Fleming & Levie (1978), yaitu mengolah materi ajar sebagai kepingan inti materi sebagai Iangkah awal. Kepingan tersebut bagaikan atom karena berisi inti dari rumusan kompe-tensi yang tertuang dalam rangkaian materi. Kepingan atau penggalan materi ajar ini selanjutnya disebut de-ngan LOs (LO).

Manfaat E-learning


Manfaat E-learning antara lain sebagai berikut :


·        Efisiensi Biaya.
E-learning tersebut memberi efisiensi biaya bagi administrasi penyelenggarannya, efisiensi penyediaan sarana serta juga fasilitas fisik untuk dapat belajar serta juga efisiensi biaya bagi pembelajar ialah biaya transportasi serta akomodasi.

·        Fleksibel.
E-learning tersebut memberi fleksibilitas didalam memilih waktu serta juga tempat untuk dapat mengakses perjalanan.

·        Belajar Mandiri.
E-learning tersebut memberi kesempatan bagi pembelajar dengan secara mandiri memegang seluruh kendali atas keberhasilan dalam proses belajar.

Manfaat E-learning menurut Pranoto, dkk (2009:309) adalah:

Penggunaan E-learning untuk menunjang pelaksanaan proses belajar dapat meningkatkan daya serap mahasiswa atas materi yang diajarkan.

- Meningkatkan partisipasi aktif dari mahasiswa.
- Meningkatkan partisipasi aktif dari mahasiswa.
- Meningkatkan kemampuan belajar mandiri mahasiswa.
- Meningkatkan kualitas materi pendidik dan pelatihan.
- Meningkatkan kemampuan menampilkan informasi dengan perangkat teknologi informasi, dimana    dengan perangkat biasa sulit dilakukan.


 Kelebihan E-LEARNING 


Praktik e-learning memiliki beberapa kelebihan dan Keuntungannya yaitu mengurangi perjalanan dan biaya terkait, memungkinkan belajar di setiap waktu dan setiap tempat, menyediakan cara belajar tepat waktu, memanfaatkan infrastruktur yang ada, memungkinkan pengiriman materi pembelajaran, update yang mudah.

Kekuranngan E-LEARNING


Sedangkan kerugiannya adalah membutuhkan infra-struktur teknis terkadang berbiaya besar, membutuhkan peserta didik untuk mampu beradaptasi dengan metode pembelajaran baru, membutuhkan tim untuk merancang, mengembangkan dan menyebarkan, membutuhkan pelatihan dan yang utama memerlukan cara berpikir serta budaya baru dalam dalam melaksanakan proses pembelajaran (Driscoll, 2002). Dalam studi lain dinyatakan bahwa manfaat dari e-learning terutama meliputi fleksibilitas, biaya Iuasnya cakupan. Penelitian ini juga menemukan bahwa menciptakan kesiapan organisasi menjadi faktor penting untuk sepenuhnya mendapatkan manfaat dalam pelaksanaan program e-learning (Macpherson, Elliot, Harris, & Homan, 2004).



Keuntungan penerapan e-learning bagi perusahaan dalam hal melakukan training (pelatihan):


1. Fleksibel

Penerapan e-learning dalam perusahaan akan memberikan fleksibelitas yaitu e-leraning akan lebih bersifat efisien dalam mengatur waktu pembelajaran. Proses training perusahaan dapat dilakukan kapan saja dan dimana saja tanpa menghabiskan banyak waktu.

2. Mandiri

Penerapan e-learning dalam perusahaan bersifat mandiri. Materi pembelajaran dapat diakses melalui komputer, laptop, smartphone dengan menggunakan jaringan koneksi internet. Dengan begitu karyawan perusahaan dapat mengakses pembelajaran e-learning secara mandiri, belajar dengan kemauan sendiri dan karyawan dapat menentukan waktu yang tepat baginya untuk melakukan pembelajaran, hal itulah yang membedakan antara penerapan pembelajaran e-learning dengan proses belajar yang bersifat konvensional. selain itu karyawan akan bisa lebih fokus menerima pembekalan atau pembelajaran dari perusahaan.

3. Hemat Biaya PengeluaranPenerapan e-learning dalam perusahaan akan membantu meringankan biaya training.

4. Pembelajaran Secara Continue

Dengan menerapkan e-learning dalam perusahaan maka materi yang dibagikan kepada karyawan dapat dipelajari atau dibaca berulang-kali dalam bentuk data,video, audio visual dan lain sebagainya.

5. Jangkauan Yang Luas

E-learning dapat menjangkau siapa saja dan seberapa jauh jaraknya dengan begitu akan sangat menguntungkan perusahaan dalam proses training karyawan.

6. Penyebaran Pembelajaran Sangat Cepat

Pembelajaran melalui media sosial e-learning bersifat cepat, sehingga karyawan dapat mengakses materi pembelajaran dengan segera.

Beberapa Perusahaan Yang Telah Menerapkan E-learning:


      Tercatat beberapa perusahaan telah menerapkan e-learning dan hasilnya cukup memuaskan dilihat dari sisi keuntungan yang diperoleh perusahaan dengan menggunakan e-learning. Data menunjukkan beberapa perusahaan seperti Aetna bisa menghemat biaya pengeluaran dibandingkan jika mereka menerapkan pembelajaran konvensional.

        Dari hal tersebut telah banyak perusahaan yang mencoba membandingkan antara pembelajaran melalui metode konvensional dengan penerapan e-learning. J.D fletcher Study juga menyebutkan bahwa pembelajaran melalui metode e-learning secara besar dapat lebih meningkatkan pemahaman dan penerapan materi yang disampaikan dibandingkan dengan metode pembelajaran konvensional.
Selain itu terdapat juga perusahaan perbankan yang telah menerapkan e-learning yaitu Bank Mandiri. Perusahaan Bank Mandiri telah menerapkan proses pembelajaran melalui e-learning yang dimana pembelajaran dapat dilakukan pada jarak jauh dan juga dapat diakses seluruh karyawan Bank Mandiri diseluruh cabang di Indonesia. 

           Menurut Chief Executive Officer (CEO) Bank Mandiri keuntungan yang diperoleh dalam menerapkan pembelajaran menggunakan e-learning adalah untuk meminimalisir biaya yang dikeluarkan guna untuk pembelajaran atau pelatihan bagi karyawan Bank yang jumlahnya tidak sedikit, selain itu penerapan pembelajaran e-learning bersifat sangat cepat sehingga para karyawan dapat langsung mengakses materi pembelajaran yang telah di kirim melalui e-learning tersebut.


          Penerapan metode e-learning pada perusahaan yang telah disusun dengan baik maka akan menghasilkan keuntungan tersendiri untuk perusahaan, hal tersebut dikarenakan metode pembelajaran menggunakan e-learning dapat meningkatkan skill karyawan yang sangat dibutuhkan oleh perusahaan. Selain itu keuntungan pembelajaran menggunakan metode e-learning adalah perusahaan dapat memastikan bahwa dokumentasi pembelajaran yang diberikan kepada karyawan dapat disimpan dengan sistematis dan terinci.

Contoh Perusahaan yang menerapkan E-LEARNING :
- Bank Mandiri
- Aetna
- Bank BCA


DAFTAR PUSTAKA


Dewi Salma Prawiradilaga, d. (2013). MOZAIK TEKNOLOGI PENDIDIKAN : E-LEARNING. Jakarta: PRENADAMEDIA GROUP : Jl.Tambara Raya No.23 Rawamangun.

Fitria, K. (2018 , Juli 17 ). Penerapan Konten "E-Learning" pada Perusahaan. Diambil kembali dari kompasiana: https://www.kompasiana.com/kiki28621/5b4dfbc05a676f57431b00c2/penerapan-konten-e-learning-pada-perusahaan?page=all

hanyu. (2017, Desember 26). Pengertian, Karaktiristik dan Manfaat E-Learning. Diambil kembali dari sepridahanum:  http://sepridahanum.web.id/pengertian-karaktiristik-dan-manfaat-e-learning/

Harsanto, B. (2014). INOVASI PEMBELAJARAN DI ERA DIGITAL. Sumedang: Jl.Raya Bandung Sumedang KM.21.


setiawan, p. (2019, juli 19). Pengertian E-learning – Karakteristik, Manfaat, Kelebihan, Kekurangan, Jenis, Komponen, Para Ahli. Diambil kembali dari gurupendidikan: https://www.gurupendidikan.co.id/pengertian-e-learning/
Read more

KONSEP TEKNOLOGI KONVERGENSI, JEJARING SOSIAL, PODCASTING, RSS, IPTV SEBAGAI LAYANAN APLIKASI NEW MEDIA

NEW MEDIA







Konvergensi Media


Salah satu dinamika yang mendorong transformasi media berjalan begitu revolusioner adalah konvergensi media. Menyatunya berbagai media komunikasi dalam satu perangkat memungkinkan informasi diakses lebih cepat. Proses globalisasi yang berjalan semakin intensif juga mempercepat proses konvergensi media.

Pada zaman ini, boleh dikata hampir tidak ada orang yang  bisa melepaskan diri dari pengaruh konvergensi media dan arus globalisasi. Masuknya informasi, film, dan telenovela luar negeri merupakan implikasi konvergensi media. Barang elektronik, televisi, jam tangan, radio, buku impor, juga merupakan ekses dari globalisasi. Keterbukaan dan perubahan cara berkomunikasi di 1eve1 personal, organisasi, dan masyarakat merupakan konsekuensi yang mau tidak mau harus diterima (Lim dan Nugroho, 2011: 1-3).

Begitupula di Indonesia, masyarakatnya mesti menerima pula kenyataan bahwa zaman berubah, teknologi berubah, media juga berubah. Sehingga pemahaman pada perubahan itu, dalam ha1 ini konvergensi media, menjadi penting diketahui. Secara teoritis, konvergensi media merupakan proses penggabungan antara teknologi media visual, audio, video multimedia secara bersamaan. Perkembangan konvergensi media, memungkinkan publik untuk menggabungkan praktek telekomunikasi konvensional yang bersifat massif dengan teknologi komputer yang bersifat interaktif, berbasis data digital. Dengan memanfaatkan teknologi konvergensi media, satu media bisa memiliki puluhan fungsi sekaligus, seperti handphone atau smartphoпe bisa digunakan untuk mengakses internet, nonton televisi, mendengarkan radio, main game, peta digital, atau menjelma menjadi kalkulator yang canggih. Tak ayal, konvergensi media langsung merubah gaya hidup masyarakat mengakses informasi jadi semakin cepat. Perubahan telah berlangsung. Kerja bermedia dengan teknologi informasi yang sebelumnya parsial, manual dan "butuh waktu" kini telah bertranformasi semakin cepat dan integral, mengarah pada pembentukan lingkungan online (Turner, 2010: 72). Data berita, video, gambar serta grafis yang sebelumnya terpisah, dengan konvergensi media langsung menyatu, menjadi sinergis dan integratif. Dunia modern, akan menjadi global village, karena teknologi telah menyatukan berbagai kebutuhan informasi manusia. Konvergensi juga membawa dampak positif karena mengefisienkan banyak kegiatan birokratis atau administratif. Misalnya rutinitas sipil warga yang sebelumnya berlapis, seperti antri di Bank, atau menunggu lama di kantor kecamatan jadi lebih singkat, sebab konvergensi media secara otomatis membuang proses yang tidak perlu.

Dengan konvergensi ini penanganan kebutuhan komunikasi publik makin mengarah pada integrasi pelayanan di internet. Penggunaan internet di sektor publik semakin sentral. Berbagai keperluan akses Bank, reservasi tiket perjalanan pesawat atau kereta api, memantau berita terkini, bisa saja dilakukan secara online sembari minum kopi, di kamar tidur. Ringkasnya, terjadinya konvergensi media, pelan tapi pasti, membawa perubahan mendasar gaya hidup masyarakat, dalam kegiatan publik, ekonomi, maupun budaya. Kecenderungan demikian terasa semakin kuat. La1u banyak pertanyaan muncul: apakah publik menjadi aktif, hiperaktif atau malah autis, karena terlempar dalam dunia maya? Da1am keadaan ini, transformasi media dan perkembangan internet merupakan tantangan besar dalam dunia layanan distribusi informasi, teknologi termasuk regulasi. Belum lagi masalah digital divide karena infrastruktur kurang dan pembangunan belum merata di antara Pulau Jawa, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara, Maluku, dan Papua harus mendapat perhatian. Pada momentum ini, tentu saja pemerintah harus fokus menetapkan strategi baru agar publik terlayani kebutuhannya akan informasi.

Di lain sisi, penelitian komprehensif inengenai hubungan internet dan masyarakat, khususnya kemerataan teknologi masih jarang dilakukan (Lim dan Nugroho, 2011: 1-3). Padahal "bayangan" perubahan terhadap munculnya masyarakat virtual, digital, serba online, merupakan merupakan keniscayaan yang tinggal menunggu waktu. Sehingga problem ini menjadi tesis tersendiri bagi para teoritisi sosial, khususnya di bidang komunikasi dan media. Adapun problem abstraksi mengenai bagaimana konten media konvergen: apakah perlu teori baru, atau menyesuaikan dengan teori komunikasi konvesional yang memang sudah ada? Hal ini memang perlu elaborasi lebih lanjut.

Broadband

Broadband mengacu pada lebar bandwith yang karakteristik dari media transmisi dan kemampuannya untuk mengangkut beberapa sinyal dan jenis lalu lintas secara bersamaan. Media dapat membujuk serat optik, nirkabel. Sebaliknya, baseband menjelaskan system komunikiasi dimana informasi melintasi satu saluran

VPN

         VPN adalah singkatan dari virtual private network,  yaitu sebuah cara aman untuk mengakses local area network yang berada pada jangkauan, dengan menggunakan internet atau jaringan umum lainnya untuk melakukan tramisis data paket secara pribadi, dengan enkripsi perlu penerapan teknologi tertentu agar walaupun menggunakan medium yan umum, tetapi traffic ( lalu lintas) antar  remote-site tidak dapat disadap dengan mudah, juga tidak memungkinkan pihak lain untuk menyusupkan traffic  yang semestinya ke dalam remote-site.

Pemanfaatan IT dan Konvergensi

Konvergensi teknologi menjadi sebuah trend baru yang bakal mengubah cara hidup masyarakat dan perilaku bisnis. Fakta ini seolah kian menegaskan, masyarakat dunia telah memasuki era baru yang serba mobile, praktis, personal, dan digital. Bisnis informasi dan komunikasi sebagai salah satu pendorong utama pertumbuhan ekonomi dunia telah mengalami pergeseran.

Media Konvergensi

Media Konvergensi adalah bergabungnya (berintegrasinya) fungsi-fungsi beberapa media ke dalam satu media. Konvergensi media muncul karena:
(1) dorongan kebutuhan akan beberapa fungsi media,
(2) teknologi yang telah memungkinkan berintegrasinya fungsi-fungsi dari beberapa media tersebut.



Konsep Jejaring Sosial




Pengertian Jejaring Sosial

         Jejaring sosial adalah struktur sosial yang terdiri dari elemen-elemen individual atauorganisasi. Jejaring ini menunjukan jalan dimana mereka berhubungan karena kesamaansosialitas, mulai dari mereka yang dikenal sehari-hari sampai dengan keluarga. Istilah inidiperkenalkan oleh profesor J.A. Barnes di tahun 1954.Jejaring sosial adalah suatu struktur sosial yang dibentuk dari simpul-simpul (yang umumnyaadalah individu atau organisasi) yang diikat dengan satu atau lebih tipe relasi spesifik sepertinilai, visi, ide, teman, keturunan, dll.

Sejarah Jejaring Sosial
            
     Sejak komputer dapat dihubungkan satu dengan lainnya dengan adanya internet banyak upaya awal untuk mendukung jejaring sosial melalui komunikasi antar komputer.Situs jejaring sosial diawali oleh Classmates.com pada tahun 1995 yang berfokus padahubungan antar mantan teman sekolah dan SixDegrees.com pada tahun 1997 yang membuatikatan tidak langsung. Dua model berbeda dari jejaring sosial yang lahir sekitar pada tahun1999 adalah berbasiskan kepercayaan yang dikembangkan oleh Epinions.com, dan jejaringsosial yang berbasiskan pertemanan seperti yang dikembangkan oleh Uskup Jonathan yangkemudian dipakai pada beberapa situs UK regional di antara 1999 dan 2001. Inovasi meliputitidak hanya memperlihatkan siapa berteman dengan siapa, tetapi memberikan penggunakontrol yang lebih akan isi dan hubungan. Pada tahun 2005, suatu layanan jejaring sosialMySpace, dilaporkan lebih banyak diakses dibandingkan Google dengan Facebook, pesaingyang tumbuh dengan cepat.Jejaring sosial mulai menjadi bagian dari strategi internet bisnis sekitar tahun 2005 ketikaYahoo meluncurkan Yahoo! 360°. Pada bulan juli 2005 News Corporation membeliMySpace, diikuti oleh ITV (UK) membeli Friends Reunited pada Desember 2005.Diperkirakan ada lebih dari 200 situs jejaring sosial menggunakan model jejaring sosial ini.

 Layanan Jejaring Sosial

       Banyak layanan jejaring sosial berbasiskan web yang menyediakan kumpulan cara yang beragam bagi pengguna untuk dapat berinteraksi seperti chat, messaging, email, video, chatsuara, share file, blog, diskusi grup, dan lain-lain. Umumnya jejaring sosial memberikan layanan untuk membuat biodata dirinya. Pengguna dapat meng-upload foto dirinya dan dapatmenjadi teman dengan pengguna lainnya. Beberapa jejaring sosial memiliki fitur tambahanseperti pembuatan grup untuk dapat saling sharing didalamnya.

MANFAAT

      Jejaring sosial mempermudah interakasi dengan orang lain walaupun terpisah oleh jarak.Karena kita dapat berkomunikasi secara livetime. Mudahnya interaksi yang diciptakan bisamenjadi sarana promosi suatu barang, komunitas, band dan lain-lain.

 Dampak positif 

       yang dari penggunaan situs jejaring sosial adalah semakin mudahnya berinteraksi dengan orang lain walaupun terpisah oleh jarak. Karena kita dapat berkomunikasi secara livetime. Kemudian, keunggulan lain adalah sebagai sarana promosisuatu barang, komunitas, band dan lain-lain.

Dampak negatifnya

      yaitu kurangnya interaksi dengan dunia luar yang menyebabkan orangtersebut menjadi anti-sosial, membukuat orang tersebut kecanduan dan menghabiskanwaktunya seharian di depan komputernya lalu produk menuruntifitas orang tersebut, danyang terpenting adalah biaya yang dikeluarkan orang tersebut tidaklah sedikit untuk mengaktifkan internet atau membayar warnet.Penyebab masyarakat mengakses situs jejaring sosial yaitu orang tersebut tidak bisa berinteraksi secara “face to face” atau tatap muka secara langsung. Kurangnya saranatransportasi untuk berinteraksi secara langsung.

Konsep Podcasting

      Podcasting adalah sebuah sistem untuk mendownload file dari berbagai sumber seperti radio internet, ke dalam komputer personal dan mendengarkannya melalui komputer ataupun player media digital. Untuk dapat menikmati layanan ini, anda perlu melakukan registrasi pada radio internet ataupun sumber-sumber lain, dengan menggunakan software khusus. Setelah itu, software ini secara otomatis akan mendownload ke dalam komputer anda, setiap episode terbaru yang muncul di internet. Anda dapat mendengarkannya kapan saja dan di mana saja, seperti pada saat berangkat atau pulang dari kerja.

       Berasal dari kata iPod dan Broadcasting, Podcasting pun kini sudah mulai banyak diLakukan oleh masyarakat melalui dunia maya. Meskipun Podcasting berasal dari kata iPod, bukan berarti untuk melakukan Podcasting memerlukan iPod. Podcasting sendiri penekanannya lebih kepada Broadcasting-nya, yaitu melakukan proses penyiaran. Hanya saja berbeda dengan dunia broadcasting, untuk menyiarkan suara melalui Podcasting tidak diperlukan media gelombang radio, melainkan Internet.

       Konsep Podcasting berasa dari gabungan teknologi blogger dengan MP3. Hanya saja jika blogger masih dominan oleh teks dan gambar, sebaliknya Podcasting menggunakan suara. Oleh sebab itu, ada juga yang mengatakan bahwa Podcasting adalah audio blogger. Dengan Podcasting, Anda dapat melakukan siaran radio tanpa harus memiliki izin dan peralatan yang canggih. Seseorang yang mendengarkan suara atau lagu Anda tidak perlu lagi harus ada di depan komputer pada saat yang bersamaan Anda melakukan siaran. Tetapi, ia dapat menyimpan terlebih dahulu dan mendengarkannya nanti. Baik dengan komputer itu sendiri atau dengan menggunakan MP3 Player atau Portable Media Player yang dimilikinya. Mengapa Podcasting dikatakan sebagai penggabungan blogger dengan MP3 Player. Karena format yang digunakan oleh file audio dalam Podcasting adalah MP3, format audio yang sudah umum digunakan saat ini.


Manfaat Podcasting

1.      Menyediakan alat komunikasi bisnis yang efektif dan efisien.
2.      Menyediakan retensi memori yang lebih baik.
3.      Memberikan kesempatan untuk peningkatan lalu lintas pemasaran situs.
4.      Memberikan kenyamanan pengunjung situs sehingga tidak bosan untuk berkunjung
          kembali.
5.      Menyediakan kemudahan dalam pemakaian.
6.      Meningkatkan visibilitas situs pengguna.

Komponen Podcasting

·         File audio Suatu file dimana isinya berupa suatu suara(audio) yang hanya bisa dibuka dengan              media player.

·         Podcast Server
·         RSS FEED
         
Sebuah file berformat XML untuk sindikasi yang telah digunakan(diantaranya dan kebanyakan) situs web berita dan weblog.

 Cara Kerja Podcasting






    Pada dasarnya setiap orang yang memiliki komputer dan akses ke Internet dapat turut berpartisipasi menyajikan konten untuk layanan podcast. Anda dapat merekam suara, lagu, puisi, pidato, ceramah, kultum, atau bahkan khotbah, kemudian menyimpannya dalam format MP3 dan meng-upload-nya ke salah satu website podcast yang ada. Selanjutnya biarkan orang lain yang tertarik dengan konten buatan Anda untuk men-download dan mendengarkannya di komputer atau MP3 player mereka.
Sedangkan untuk mendengarkan siaran podcast dari orang lain, Anda dapat masuk ke salah satu website podcast, men-download freeware untuk podcasting yang mereka sediakan (seperti iPodder atau iTunes), dan meng-install-nya di komputer. Selanjutnya, dari aplikasi tersebut Anda dapat mengklik hyperlink untuk mendengarkan konten podcast yang diinginkan. Anda dapat mendengarkannya langsung dari komputer, atau men-download-nya ke dalam MP3 player.

Contoh cara berlangganan podcast VOA gratis


          VOA menawarkan tiga cara berlangganan podcast yang dapat Anda mainkan kapan saja dengan gadget portable dan komputer Anda:

1.  iTunes : Bila iTunes terpasang di komputer Anda, klik icon iTunes di bawah deskripsi program dan ikuti petunjuk untuk berlangganan iTunes.

2. MyYahoo : Bila Anda punya account Yahoo, Anda dapat berlangganan menggunakan MyYahoo. Klik icon MyYahoo di bawah deskripsi program dan ikuti petunjuk untuk berlangganan di MyYahoo.

3. RSS: Bila Anda tak punya iTunes ataupun Yahoo, Anda dapat menggunakan program reader podcast atau RSS untuk berlangganan. Kopi link untuk berlangganan yang terdaftar di bawah deskripsi program untuk berlangganan dengan program reader podcast atau RSS.

KONSEP RSS

Kita pasti sering mendengar kata atau istilah RSS. RSS biasanya sering dilambangkan dengan icon seperti di samping. Apa itu RSS? RSS adalah singkatan dari istilah yang merujuk pada beberapa protokol:

·        Really Simple Syndication ( RSS 2.0 )
·        RDF Site Summary ( 0.9 dan 1.0 )
·        Rich Text Summary ( 0.91 )

Defenisi:

           RSS adalah suatu teknologi dalam dunia web yang dibangun untuk mempermudah kita untuk membaca ataupun berlangganan konten (isi/artikel) dari suatu situs/web/blog. RSS merupakan versi sederhana dari halaman web yang berisikan hanya konten artikel saja, tanpa adanya fitur-fitur lain seperti widget, iklan, CSS, ataupun javascript.

Manfaat:

            RSS biasanya digunakan secara luas di website yang menyediakan konten yang dinamis dan terupdate secara berkala, seperti halnya blog, portal berita, dan lain-lain.

           RSS digunakan secara luas oleh komunitas weblog untuk menyebar ringkasan tulisan terbaru di jurnal, kadang-kadang juga menyertakan artikel lengkap dan bahkan gambar dan suara. RSS digunakan pada hampir semua situs berita atau weblog, dengan berbagai tujuan termasuk: pemasaran, press release, laporan reguler produk, atau aktivitas lain yang membutuhkan pemberitahuan periodik dan tentunya publikasi.

       Manfaat yang diperoleh dengan adanya RSS adalah pembaca sangat dimudahkan dalam mengetahui update terbaru suatu website tanpa perlu mengunjungi alamat website tersebut, karena pembaca hanya butuh untuk berlangganan pengumpan (feed) dari website tersebut.
Beberapa website atau blog hanya menyediakan umpan RSS berupa beberapa baris kalimat atau ringkasannya saja, namun ada juga yang menyediakan umpan berupa artikel penuh, tergantung tujuan dari masing-masing pengelola website tersebut.

Definisi IPTV

I      PTV adalah suatu layanan multimedia yang terdiri atas programtelevisi, video (gambar bergerak), audio (suara), tulisan (text),graphics (gambar diam) dan data yang disalurkan ke pelangganmelalui suatu jaringan tertutup yang berbasis IP.

         IPTV bukan sekedar siaran TV yang disalurkan melalui internet dandapat diakses oleh siapa saja, tanpa adanya jaminan-jaminan daripenyelenggara.

     Penyelenggara IPTV menjamin pelanggan atas kualitas (QoS/QoE),keamanan (security), kemampuan berinteraktif dan keandalan darilayanan yang disalurkan oleh penyelenggara IPTV sampai layanantersebut diterima oleh pelanggan-pelanggan.

            Dalam layanan IPTV, semua aktivitas layanan baik video ataupun
“interaktif melalui platform IP”disalurkan ke pelanggan dengansuatu “jaringan tetap broadband” (fixed broadband network) xDSLatau FTTH yang dapat dinikmati oleh pelanggan melalui suatupesawat TV standar dengan IP-STB.

IPTV vs Internet:

IPTV

- Closed system, kualitas layanan terjamin(managed QoS).
- Video konten dikirim hanya kepadapelanggan (known subscriber) Pengiriman melalui IP packets sampaidengan pelanggan (end customer).
- Dikirim melalui infrastruktur jaringan milik service provider.
- Sesuai dengan jangkauan jaringan yang dimilikinya.
-Umumnya menggunakan IP-STB digitaluntuk mengakses dan pengkodeanlayanan konten.Menggunakan PC, software yangdigunakan tergantung formatkonten.
- Biaya
- Video konten dibuat oleh perusahaan profesional, jumlahnya terbatas.

Internet TV

- Open system, kontrol kualitas layanan tidak dijamin (BestEffort QoS).
- Video konten dikirim kepada siapapun Pengiriman melalui IP packets sampai internet cloud sendiri.
- Dikirim dan diterima melalui public internet yang melibatkanbanyak pihak.
- Tidak ada batasan wilayah, dimanapun ada akses internet.
- Umumnya menggunakan PC, software yang digunakan tergantung format konten.
- Gratis
- Video konten bisa dibuat siapapun, jumlah kontennya tidak terbatas.


DAFTAR PUSTAKA


 


Derulo's, J. (2012, November). Konsep Teknologi Konvergensi , Jejaring Sosial, Podcasting, RSS, IPTV Sebagai Layanan Aplikasi New Media. Diambil kembali dari ahmad-lutfianto: http://ahmad-lutfianto.blogspot.com/2012/11/konsep-teknologi-konvergensi-jejaring_4.html

M.Fikri.AR. (2018). SEJARAH MEDIA Transformasi, Pemanfaatan, dan Tantangan. Malang: UB Press Jl.Veteran 10-11 65145 Indonesia Gedung INBIS.SBN : Press.

Rauther, R. S. (2013, January). KONSEP TEKNOLOGI KONVERGENSI, JEJARING SOSIAL, PODCASTING, RSS, IPTV SEBAGAI LAYANAN APLIKASI NEW MEDIA. Diambil kembali dari rahisteknologi.blogspot:http://rahisteknologi.blogspot.com/2013/01/konsep-teknologi-konvergensi-jejaring.html

Susanto, H. (2012, November 15). KONSEP TEKNOLOGI KONVERGENSI & NEW MEDIA. Diambil kembali dari heriosusanto: http://heriosusanto.blogspot.com/2012/11/konsep-teknologi-konvergensi-new-media.html


 


Read more

Manusia



              A.     Pengertian Pandangan Hidup
Setiap manusia pasti mempunyai pandangan hidup. Pandangan hidup artinya pendapat atau pertimbangan yang diajadikan pedoman, pegangan, arahan, petunjuk kehidupan didunia. Pandangan hidup pada dasarnya mempunyai unsur-unsur yaitu cita-cita, kebijakan, usaha, keyakinan/kepercayaan. Keempat unsur ini merupakan satu rangakaian kesatuan yang tidak terpisahkan.
            B.     Cita-Cita
cita cita adalah suatu harapan yang manusia inginkan akan terjadi di masa mendatang sesuai dengan keinginan manusia tersebut. mengapa cita cita merupakan suatu pandangan hidup? karena cita cita yang menggambarkan suatu pandangan hidup itu sendiri. Banyak faktor yang membuat kita gagal dalam melaksanakan cita cita, biasanya karena hambatan dari luar dan dari sendiri dimana manusia menyerah dalam menggapai cita citanya.
 Antara masa sekarang yang merupakan realita dengan masa yang akan datang sebagai ide atau cita-cita terdapat jarak waktu. Dapatkah seseorang mencapai apa yang dicita-citakan, hal itu bergantung dari tiga faktor. - Faktor manusia - Faktor kondisi - Faktor tingginya cita-cita Terdapat formula sukses yang dapat kita jadikan pedoman untuk menggapai cita-cita kita. Pertama kita harus mengubah Belief System (Keyakinan dan Goal) kita. Kedua kita harus mengubah cara berpikir kita dan emosi kita. Ketiga, mengubah segala keputusan kita yang dapat menghambat cita-cita kita. Keempat, kita harus mengubah segala tindakan-tindakan buruk kita. Dari semua itu kita akan mendapatkan hasil yang menjadi keyakinan dan goal kita dari awal. 
             C.     Kebajikan
Kebajikan atau kebaikan pada hakikatnya adalah perbuatan moral, perbuatan yang sesuai dengan norma-norma agama atau etika. Manusia berbuat baik, karena menurut kodratnya manusia itu baik dan makhluk bermoral. Atas dorongan suara hatinya manusia cenderung berbuat baik. Untuk melihat apa itu kebajikan, kita harus melihat dari tiga segi, yaitu :

Manusia sebagai pribadi, Yang menentukan baik-buruknya adalah suara hati. Suara hati itu semacam bisikan dalam hati untuk menimbang perbuatan baik atau tidak. Jadi suara hati itu merupakan hakim terhadap diri sendiri. Suara hati sebenarnya telah memilih yang baik, namun manusia seringkali tidak mau mendengarkan.

Manusia sebagai anggota masyarakat, Yang menentukan baik-buruknya adalah suara hati masyarakat. Suara hati manusia adalah baik, tetapi belum tentu suara hati masyarakat menganggap baik. Sebagai anggota masyarakat, manusia tidak dapat membebaskan diri dari kemasyarakatan.

Manusia sebagai makhluk tuhan, manusia pun harus mendengarkan suara hati Tuhan. Suara Tuhan selalu membisikkan agar manusia berbuat baik dan mengelakkan perbuatan yang tidak baik. Jadi, untuk mengukur perbuatan baik dan buruk, harus kita dengar pula suara Tuhan atau Kehendak Tuhan. Kehendak Tuhan berbentuk Hukum Tuhan atau Hukum agama.

             D.     Usaha/Perjungan
Usaha/perjuangan adalah kerja keras untuk mewujudkan cita-cita. Setiap manusia harus kerja keras untuk kelanjutan hidupnya. Sebagian hidup manusia adalah usaha/perjuangan. Perjuangan untuk hidup, dan ini sudah kodrat manusia. Tanpa usaha/perjuangan, manusia tidak dapat hidup sempurna. Apabila manusia bercita-cita menjadi kaya, ia harus kerja keras. Apabila seseorang bercita-cita menjadi ilmuwan, ia harus rajin belajar dan tekun serta memenuhi semua ketentuan akademik.

Kerja keras itu dapat dilakukan dengan otak/ilmu maupun dengan tenaga/jasmani, atau dengan kedua-duanya. Untuk bekerja keras manusia dibatasi oleh kemampuan. Karena kemampuan terbatas itulah timbul perbedaan tingkat kemakmuran antara manusia satu dan manusia lainnya. Kemampuan itu terbatas pada fisik dan keahlian/ketrampilan.

             E.     Keyakinan & Kepercayaan
Keyakinan/kepercayaan yang menjadi dasar pandangan hidup berasal dari kata akal atau kekuasaan Tuhan. Menurut Prof. Dr. Harun Nasution, ada tiga aliran filsafat yaitu:
 Aliran naturalisme
 Aliran intelektualisme
 Aliran gabungan

Aliran Naturalisme
Hidup manusia itu dihubungkan dengan kekuatan gaib yang merupakan kekuatan tertinggi. Kekuatan gaib itu dari natur, dan itu dari Tuhan. Tetapi bagi yang tidak percaya pada Tuhan, natur itulah yang tertinggi. Tuhan menciptakan alam semesta lengkap dengan hukum-hukumnya, secara mutlak dikuasai Tuhan. Manusia sebagai makhluk tidak mampu menguasai alam ini, karana manusia itu lemah. Manusia hanya dapat berusaha/berencana tetapi Tuhan yang menentukan
Aliran naturalisme berintikan spekulasi, mungkin ada Tuhan mungkin juga tidak ada Tuhan. Lalu mana yang benar, yang benar adalah keyakinan. Jika kita yakin Tuhan itu ada maka kita katakan Tuhan ada. Bagi yang tidak yakin, dikatakan Tuhan tidak ada yang ada hanya natur.
Bagi yang percaya Tuhan, Tuhan itulah kekuasaan tertinggi, manusia adalah makhluk ciptaan Tuhan, karana itu manusia mengabdi kepada Tuhan berdasarkan ajaran-ajaran Tuhan yaitu agama.
Apabila aliran naturalisme ini dihubungkan dengan pandangan hidup, maka keyakinan manusia itu bermula dari Tuhan. Jadi pandangan hidup dilandasi oleh ajaran-ajaran Tuhan melalui agamanya. Manusia yakin bahwa kebajikan itu diridhoi oleh Tuhan pandangan hidup yang dilandasi keyakinan bahwa Tuhanlah kekuasaan yang tertinggi, yang menentukan segala-galanya disebut pandangan hidup religius (keagamaan)

Aliran Intelektualisme
Dasar aliran ini logika / akal. Manusia mengutamakan akal, dengan akal manusia berpikir, mana yang benar menurut akal itulah yang baik, walaupun bertentangan dengan kekuatan hati nurani. Manusia yakin bahwa dengan kekuatan pikir (akal) kebajikan itu dapat dicapai dengan sukses. Dengan akal diciptakan teknologi. Teknologi adalah alat bantu mencapai kebajikan yang maksimal, walaupun mungkin teknologi memberi akibat yang bertentangan dengan hati nurani.
Apabila aliran ini dihubungkan dengan pandangan hidup ini dilandasi oleh keyakinan manusia itu bermula dari akal. Jadi pandangan hidup ini dilandasi oleh keyakinan kebenaran yang diterima akal. Benar menurut akal itulah yang baik. Manusia yakin bahwa kebajikan hanya dapat diperoleh dengan akal (ilmu teknologi). Pandangan hidup ini disebut liberalisme. Kebebasan akal menimbulkan kebebasan bertingkah laku dan berbuat, walaupun tingkah laku dan perbuatan itu bertentangan dengan hati nurani. Kebebasan akal lebih ditekankan pada setiap individu. Karena itu individu yang berakal (berilmu dan berteknologi tinggi) dapat menguasai individu yang berpikir rendah (bodoh).
            
             Aliran Gabungan
Dasar aliran ini ialah kekuatan gaib dan juga akal, kekuatan gaib artinya kekuatan yang berasal dari Tuhan, percaya adanya Tuhan sebagai dasar keyakinan. Sedangkan akal adalah dasar kebudayaan, yang menentukan benar tidaknya sesuatu. Segala sesuatu dunilai dengan akal, baik sebagai logika berpikir maupun sebagai rasa (hati nurani). Jadi apa yang benar menurut logika berpikir juga dapat diterima oleh hati nurani.
Apabila aliran ini dihubungkan dengan pandangan hidup, maka akan timbul dua kemungkinan pandangan hidup. Apabila keyakinan lebih berat didasarkan pada logika berpikir, sedangkan hati nurani dinomer duakan, kekuatan gaib dari Tuhan diakui adanya tetapi tidak menentukan , dan logika berpikir tidak ditekankan pada logika berpikir individu, melainkan logika berpikir kolektif (masyarakat), pandangan hidup ini disebut sosialisme.

              F.      Langkah-Langkah Berpandangan Hidup Yang Baik
Manusia pasti mempunyai pandangan hidup walau bagaimanapun bentuknya. Bagaimana kita memperlakukan pandangan hidup itu tergantung pada orang yang bersangkutan. Ada yang memperlakukan pandangan hidup itu sebagai sarana mencapai tujuan dan ada pula yang memperlakukaan sebagai penimbul kesejahteraan, ketentraman, dan sebagainya.

Pandangan hidup sebagai sarana mencapai tujuan dan cita-cita dengan baik. Adapun langkah-langkah itu sebagai berikut :

a.       Mengenal.
b.      Mengerti.
c.      Menghayati.
d.      Meyakini.
e.      Mengabdi.


             G.    Contoh Cita-Cita Yang Sudah Diraih
Dalam kehidupan saya pribadi, saya memiliki cita-cita ingin dicapai. Salah satu cita-cita saya yang sudah berhasil saya capai adalah dengan bekerja keras untuk mendapatkan penghasilan sendiri yang bisa membanggakan orang tua saya. Meskipun yang saya raih hanya bersifat sementara akan tetapi saya akan terus membuat target dan menyusun rencana agar pencapain yang saya raih kekal.


Read more